Perbaikan Diri

Doa Doa RamadhanKepergiannya sudah hampir mau 2 bulan, tetapi berita-beritanya kebaikan masih selalu diangkat. Kepergiannya yang begitu mendadak, meninggalkan duka yang sangat dalam tuk keluarga, sahabat, dan masyarakat banyak. Innalillahi wa innailaihi rojiun, Almarhum Ustad Jefri menghembuskan napas terakhir hari Jum’at, 26 April 2013. SubhanAllah, meninggal di hari baik, dan banyak masyarakat yang mendoakan juga mensholatkan di Masjid Istiqal.

Waktu itu, posisiku sedang di daerah Sudirman. Setelah sholat Jum’at, iring-iringan jenazah lewat gedung aku tuk menuju pemakaman karet. Melihat iring-iringannya, tak terasa air mataku jatuh, tak terbendung lagi aku menangis, dan badanku merinding pemandangan itu. Banyak orang yang mengantar ke tempat peristirahatnya dengan teratur, dan aku rasakan suasana siang itu walaupun panas tetapi aku merasakan kesejukan. Allahu Akbar..

Ya Allah, Engkau Maha Besar, Maha Baik, Engkau Maha Pemberi Hidayah. Maafkan kami Ya Allah, kami banyak salah, kami begitu kecil dihadapan-Mu. Terima kasih Ya Allah, Engkau tutup aib-aib kami dan tetap memberikan kami kenikmatan (bisa menghirup udara-Mu, menikmati keindahan pemandangan dunia-Mu, dan masih banyak kenikmatan yang Engkau berikan..Alhamdulillah). Ya Allah, berikan kami keentengan untuk terus istiqomah di jalan-Mu, mengerjakan segala kebaikan dan menjalankan apa yang Engkau sukai. Ya Allah, hidupku dan matiku hanya untuk-Mu, semoga Engkau menggolongkan aku menjadi hamba-hamba-Mu yang sholeh, meninggal khusnul khotimah, dan Engkau kumpulkan kami di surga-Mu bersama Rasul-Mu Rasulullah SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Allahumma Aamiin..

Setelah kepergian Almarhum Ustad Jefri atau yang suka disingkat Uje, banyak cerita tentang memorialnya di televisi. Dari memorial tersebut, aku baru mengetahui lebih dalam seperti apa Almarhum semasa hidupnya. Aku semakin yakin, Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang bertobat kepada-Nya dan lebih mendekat kepada-Nya juga terus mencintai-Nya. Dengan cinta kepada Allah, maka timbul kecintaan makhluk dunia kepada kita. Ijinkan kami seperti itu Ya Allah, bisa dekat terus dengan-Mu, semoga Engkau selalu melimpahkan kami dengan Ridho dan Rahmat-Mu. Aamiin..

Ada beberapa pelajaran yang aku dapatkan dari Beliau, Ustad Jefri jarang atau bisa jadi tak pernah menjudge orang. Dia lebih mementingkan berbuat baik sajalah kepada orang banyak. Kita bukan Tuhan oleh karena itu kita tak punya hak ketuhanan yang bisa mementukan orang itu salah. Dan berpikir kita belum tentu lebih baik dari orang. Terus memperbaiki diri dan tak menyakiti hati orang.

Aku terus intropeksi diri dan menyadari selama ini aku belum sebaik yang diperkirakan. Begitu banyak yang harus aku perbaiki. Aku akan terus berproses berusaha menjadi orang yang lebih baik dan ikhlas akan takdir-Mu Ya Allah. Bantu hamba, Ya Allah. Laa haula quwwata illaa billah (Tiada daya dan upaya tanpa pertolongan-Mu Ya Allah).
Betapa indah hidup di jalan Allah..Allahu Akbar..

Referensi cerita memorial http://yusufmansur.com/memoar-uje/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s