Dear Bapak (Part 2)

Kemarin Mama kan kena diare. Langsung deh aku bawa ke UGD Hermina. Terus Dokter menyarankan untuk diinfus. Supaya cepet abis satu botol, sama Mantrinya dicepetin keluar airnya :). Lagi nungguin, ternyata waktu sudah menunjukkan jam 1/2 2 pagi dan ada pertandingan bola Real Madrid-Sevilla. Jadi deh aku ikutan nimbrung nonton di lobi rumah sakit bareng security, mantri, beberapa bapak & ibu. Rasanya sudah lama aku tak nonton bola. Aku kangen nemenin Bapak nonton bola. Terbayang deh keseruannya, kita sama-sama gemes kalau tendangan langsungnya terlalu tinggi diatas gawang. Kita gemes kalau pemain lagi bawa bola, tau-tau mau deket gawang dia jatuh n” dikasih tendangan sudut tapi ngga masuk.

Dulu aku inget banget, tim kesayangan kita Ac Milan yaah. Kita ngefans sama Coach Capello. Keseriusnya dalam melatih, paras tegang disaat pertandingan dan binar matanya saat timnya memasukkan bola ke gawang. Kita sampai inget nama-nama pemainnya. Kalau sekarang jangan tanya Pak. Minim banget pengetahuan aku tentang bola hehehe….

Aku kangen teriakan Bapak, kehebohan Bapak, tawa riang Bapak. Miss u Bapak Muchtar. Alhamdulillah Mama sekarang sudah membaik. Love u Bapak dan Mama. Terima kasih Bapak Muchtar dan Mama Eroh.

Advertisements

Nyang Bikin Kangen Family (Part 4)

Sudah beberapa hari ini aku membatasi untuk terlalu main social media. So far, enak…Tetep komentar Dede, kalau tak enak, enak banget, dikira makanan kalee yaah hehehe….Aku jadi menikmati suatu momen dimana aku sedang berada atau sedang dengan siapa. Di rumah, momen berbagi cerita dan mengobrol dengan Mama jadi lebih sering. Love you Mama Eroh.

Seperti pagi ini, aku ditemenin Bang Ali dan Mama untuk mengurus KTP baru di kelurahan. Pulangnya, kami mampir ke rumah Ka Peci untuk mengdrop Mama Eroh. Disana, kami mengobrol, becanda sambil sesekali ngodain Aziza. Melihat tingkah lakunya, gerak-geriknya mondar-mandir di dalam rumah…mengemeskan. Tak terasa waktunya ke kantor. Masih edisi dianterin Bang Ali. Thenkyuu Kakak tertuaku :).
Continue reading

Nyang Bikin Kangen Family (Part 3)

Lebaran kedua tanpa kehadiran Bapak. Termasuk pukulan yang besar untuk keluarga kami. Tapi kami harus kuat dan saling mengkuatkan satu sama lain. Kami hanya hamba Allah dan akan kembali kepada Allah. Pada libur lebaran kedua ini, tahun 2007 Mama mengajak kami untuk jalan-jalan ke Puncak. Mungkin di dalam hati kami masing-masing, pastinya menyimpan kerinduan akan Bapak. Rindu tawanya, rindu kehebohannya dalam bercerita, rindu kehebohannya makan kerupuk.

Bismillah, jalan-jalan pertama tanpa Bapak yang nyetir. Kali ini yang bertugas menyetir adalah Bang Ali. Untuk menambah keramaian, Mama mengajak Om Zaenal dan Tante Neneng. Om Zaenal adalah adik paling kecil dari Mama Eroh. Om Zaenal atau sering kita memanggilnya dengan sebutan Abah. Abah juga termasuk orang yang rame. Apapun bisa dikomentarin sama Beliau dan lucu komentar-komentarnya.
abah Continue reading